Rabu, 22 Mei 2013

Oposisi Suriah Minta Pada Pemberontak Untuk Pertahankan Qusayr

DAMASKUS - Kelompok oposisi Suriah, Rabu (22/5/2013), mendesak para pejuang pemberontak di seluruh penjuru Suriah untuk segera membantu mempertahankan kota Qusayr dari gempuran pasukan pemerintah.

Selain itu, kelompok oposisi Suriah juga mengimbau komunitas internasional untuk membentuk koridor bantuan kemanusiaan untuk kota yang terkepung itu.

Ketua sementara Koalisi Oposisi Nasional Suriah, George Sabra, menyerukan agar seluruh pasukan pemberontak ikut mempertahankan Qusayr dari gempuran pasukan pemerintah yang didukung pasukan Hezbollah.

"Batalion-batalion revolusioner dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) segeralah menyelamatkan kota Qusayr dan Homs," demikian pernyataan Sabra.

Sabra juga menyerukan agar para pejuang di seluruh Suriah mengirimkan persenjataan ke Qusayr sekecil apa pun senjata itu.

"Kami menyerukan kepada dunia internasional untuk membuka sebuah koridor bantuan kemanusiaan untuk menyelamatkan korban luka dan membawa pasokan obat-obatan dan bantuan untuk 50.000 orang yang terkepung di sana," tambah Sabra.

Organisasi Pengawas HAM Suriah memperkirakan sedikitnya 25.000 orang masih terperangkap di Qusayr dan desa-desa di sekitar kota yang terletak di Provinsi Homs yang berbatasan dengan Lebanon.

Sejak Minggu (19/5/2013), pasukan Pemerintah Suriah dibantu para pejuang Hezbollah telah meluncurkan serangan besar-besaran ke kota Qusayr.

Bahkan, sejumlah laporan mengatakan pasukan Pemerintah Suriah sudah memasuki kota dan menguasai sejumlah bangunan di kota tersebut.

Sumber: Kompas

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: