Senin, 22 Juli 2013

Arab Saudi Sita Speaker Masjid Yang Jangkauan Suaranya Ada Yang 5 Km

BAHA - Kementrian Urusan Islam Arab Saudi menyita sekitar seratus alat pengeras suara (speaker) dari puluhan masjid. Pasalnya, speaker-speaker itu dinilai terlalu kencang setiap kali menyiarkan azan, sehingga mengganggu suara dari masjid lain.

Seperti dikutip dari laman harian Arab News, Minggu 26 April 2009, 43 masjid di kota al-Bahah di provinsi Baha menggunakan speaker yang terlalu keras saat menyerukan azan.

Maka, Menteri Urusan Islam, Saleh Al-Asheikh, telah memerintahkan tim untuk menginspeksi masjid-masjid di berbagai tempat dan memeriksa speaker yang digunakan.

Pejabat kementrian meminta beberapa imam di Madinah untuk menggunakan bedug sebagai ganti speaker. Para imam juga diminta hanya menggunakan sistem speaker internal mereka selama shalat.

Survei kementrian menunjukkan bahwa volume speaker masjid di provinsi Qassim tergolong rendah. Namun, speaker di beberapa masjid tergolong tinggi dan pengurus masjid sudah diminta untuk menurunkannya.

Kementrian mengatakan, beberapa masjid memiliki speaker yang bisa didengar hingga sejauh lima kilometer. Ini membuat masjid-masjid yang berdekatan, saling seperti berlomba menyuarakan adzan.


SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

1 komentar:

  1. Adzan pakai pengeras suara itu cocok saat zaman Nabi masih hidup,krn waktu itu belum ada jam.sehingga orang-orang itu perlu diberi tau waktu masuk saatnya sholat.karena yang tau hanya Nabi Muhammad karena kehadiran Malaikat Jibril waktu itu dan Nabi menandainya dengan melihat peredaran matahari yang ada di Mekkah.Kalau zaman sekarang semua ummat Islam sudah tau saatnya tiba untuk sholat dg melihat jam masing-2.jadi nggak perlu lagi dipanggil via speaker keras-keras.

    BalasHapus