Jumat, 19 Juli 2013

BAZ Balikpapan Targetkan Pemasukan Zakat Rp5 Miliar di Tahun 2013

BALIKPAPAN - BADAN Amil Zakat (BAZ) Kota Balikpapan menargetkan, perolehan zakat fitrah atau zakat Maal dan sedeqah ataupun infaq tahun ini meningkat sekitar Rp500 juta dibanding tahun lalu yang mencapai Rp4,5 miliar.

“Kita targetkan naik Rp500 juta untuk zakat yang dihimpun oleh BAZDA tahun ini,” kata Ketua Badan Amil Zakat Kota Balikpapan, HM Roem Arbain, kepada Jurnal Nasional, Kamis (18/7).

Menurutnya, meningkatnya jumlah perolehan zakat tahun ini disebabkan karena makin sadarnya instansi pemerintah, swasta dan masyarakat tentang penting berzakat melalui lembaga amil zakat yang ada.

“Kita sering kunjungan ke instansi. Yang belum ikut serta kita ajak dan masyarakat banyak yang kenal dengan Bazda serahkan zakatnya ke kita,” ujarnya.

Perolehan zakat itu, kata Roem, termasuk juga berasal dari zakat profesi yang selama ini dihimpun yakni dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yakni sekitar 4.000 pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

“Zakat berpenghasilan bertambah itu memang berasal dari SKPD Pemkot dari PNS yang jumlahnya sekitar 4.000 orang yang masuk ke kita,” tuturnya.

Namun dari sekian SKPD itu, Dinas Pendidikan yang belum merespon secara cepat penghimpunan zakat yang dilakukan. "Tapi masih ada masalah SKPD yang ada di lingkungan sekolah karena kendala belum menerima kita belum ada respon dari mereka,”akunya.

Selain itu, kata Roem, pihaknya juga menghimpun zakat di sekitar masjid yang tersebar di Balikpapan. Pengumpulan zakat ini dilakukan oleh unit-unit pengumpul zakat (UPZ).“ Kalau dimasjid-masjid biasanya Rp1 juta, tapi kalau diinstansi seperti PDAM itu bisa capai Rp30 jutaan zakatnya,” katanya.

Dari penghimpunan zakat ini, selanjutnya akan menyalurkan ke delapan asnaf atau yang berhak menerima zakat. Penyalurakan diberikan kepada mereka yang berhak dan berdasarkan permohonan yang diajukan.

“Jadi kita berikan kepada mereka yang benar-benar tidak mampu. Ada 8 asnaf yang kita berikan ke mereka. Kita juga akan berikan paket ceria Ramadan (PCR) tahun ini kepada 800-900 untuk 6 kecamatan bagi masyarakat yang kurang mampu. Tahun lalu PCR 750 orang,” terangnya.

Sementara itu, Kantor Kementrian Agama Kota Balikpapan telah menetapkan besaran zakat fitrah yang biasa dibayar oleh masyarakat pada tahun ini yang dibedakan menjadi dua besaran zakat fitrah yakni Rp 25 ribu dan Rp30 ribu.

“Sudah disepakati dari berrhbagai unsure dari MUI, Ormas-ormas Islam termasuk Disperindagkop Balikpapan, dibedakan ada dua besaran,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan, M. Saifi.

Perbedaan besaran harga ini diberikan sebagai penyesuaian jenis beras yang dikonsumsi oleh masyarakat setiap harinya, sehingga bagi masyarakat yang biasa mengkonsumsi beras dengan harga Rp 10 ribu per kilogram kini wajib membayar Rp 25 ribu.

”Untuk masyarakat yang mengkonsumsi jenis beras diatas harga tersebut, dikenakan biaya Rp 30 ribu,”ujarnya.

Dalam pembayaran zakat fitrah masyarakat sudah dapat melakukan pembayaran zakat pada awal ramadhan. “Ditutup menjelang pelaksanaan Shalat Id dan berzakat wajib bagi yang mampu,” pungkasnya. 

Sumber: Jurnal.com

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: