Rabu, 17 Juli 2013

Generasi Muda Balikpapan Turut Melestarikan Budaya

Ilustrasi: erau
BALIKPAPAN - Budaya asing sudah merambah ke berbagai bidang di tanah air. Bahkan, sebagian budaya asing yang masuk ke Indonesia bisa membuat generasi muda lupa akan budaya sendiri. Tentunya hal ini harus dipupuk rasa cinta terhadap budaya sendiri di kalangan generasi muda.

Nah, sikap para pelajar SMA ini patut dicontoh.  Meski banyak kawula muda sudah berkiblat pada budaya luar, para pelajar turut melestarikan budaya luhur bangsa, yakni budaya Adat Dayak Kaltim.

Mereka adalah Rani Safira Ersty Zeritha siswi kelas 3 SMAN 8, Intan Rezky Putri siswi kelas 3 SMAN 5, Nurdliya Candra Putri siswi kelas 3 SMAN 5, Safira Marissa siswi kelas 3 SMAN 5 dan Irma siswi kelas 2 SMKN 1. Para pelajar tersebut belajar tarian Dayak di bawah bimbingan AW Studio dan Disporabudpar Balikpapan.

“Saya sangat tertarik belajar tari tradisional, salah satunya tarian Dayak,” ujar Rani Safira Ersty Zeritha, putri anggota TNI AD yang bertugas di Kodim 0905 Balikpapan, Pembantu Letnan Satu (Peltu) Sukarji. Untuk belajar tarian tradisional, Rani mengaku tidak terlalu sulit. Hanya saja, ada kendala yang dihadapi saat berlatih tarian. Yakni ruangan latihan yang kurang lebar. “Kalau latihan tari, ruangannya kurang lebar. Harusnya ruangannya lebar,” ujarnya.

Hal tersebut diakui oleh pembimbing tari, Awi pemilik studio AW. “Kalau latihan tariannya, mereka tidak ada masalah. Semuanya bisa mencerna dan melakukan materi tarian.  Berlatih tarian memang diperlukan ruangan yang luas. Kendala lainnya, alat-alat music kami masih kurang, dan sebagian alat music sudah tua,” ujarnya.
Para pelajar putrid tersebut tampil  membawakan tarian Dayak saat menyambut kedatangan Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jendral TNI Moeldoko di Makodam VI Mulawarman, beberapa waktu lalu.  Ada pula Yahya Ipung Soleng, sesepuh dan penasehat adat Dayak.(ono/balikpapanpos)

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: