Kamis, 18 Juli 2013

Ulama Saudi Syaikh Syarif Hatim Al-Auni Kritik Ikhwanul Muslimin

JEDDAH - Semenjak 30 Juni lalu, konflik yang di alami Mesir tak kunjung meredam. Setelah keputusan pemakzulan DR. Muhammad Morsi dari kursi kepresidenan, pihak pro Morsi dan simpatisan Ikhwanul Muslimin berang dan menginginkan jabatan Morsi untuk dikembalikan.

Berbagai cara dilakukan oleh kelompok islamis yang didirikan Hasan Al-Banna tersebut, mulai dari orasi di bilangan Rabiah Al-Adawiyah Kairo hingga para dai dan kader Ikhwanul Muslimin yang berusaha menarik simpatisan masyarakat melalui khutbah dan ceramah di masjid-masjid. Para petinggi dan kader Ikhwanul Muslimin telah meneriakkan kepada umat Islam yang tidak sejalan dengan mereka sebagai pengkhianat Islam dan musuh mereka.

Menanggapi hal ini, seorang ulama Saudi yang terkenal dengan kemoderatan dan sikap kritis dan objektifitasnya, Syaikh Syarif Hatim Al-Auni berkomentar pada akun facebook pribadinya, “Dulu saya menduga bahwa Ikhwanul Muslimin tidaklah seperti Salafi-Wahabi, namun ternyata mereka sama saja. Namun bedanya, jika Salafi-Wahabi melontarkan kata-kata ‘bidah’, Ikhwanul Muslimin meneriakkan kata-kata ‘Pengkhianat Islam dan musuh Islam’.”

Beliau menambahkan “Allah mengetahui bahwa saya tidak membenci Ikhwanul Muslimin dan saya selalu mengharapkan kesuksesan mereka dalam memimpin Mesir. Allah-lah yang mengetahui bahwa tujuan saya menulis ini tidak lain dan tidak bukan karena membenarkan sesuatu yang salah.”

“Sangat sering saya membela Ikhwanul Muslimin sampai saya dibilang sebagai kadernya, padahal saya bukan kadernya. Dan sering pula saya mengkritik Ikhwanul Muslimin hingga saya dijuluki musuh mereka dan musuh Islam. Kita tidak akan menolong atas nama Islam dengan perilaku yang demikian. Jika faktanya kita menang, maka kemenangan itu hanyalah sebuah kebatilan.” pungkasnya.


SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: