Minggu, 31 Agustus 2014

KH. Hasyim Muzadi Kumpulkan 500 Tokoh NU di Al Hikam

JAKARTA- Pondok pesantren Al Hikam Depok akan menghadirkan seluruh tokoh dan pimpinan NU dari semua daerah di Indonesia, meski agenda Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2014 kembali mengalami pengunduran jadwal.

Dua agenda besar NU ini semula akan dilaksanakan 30-31 Agustus kemudian diundur pada 1-2 November mendatang di pesantren Al Hikam, Depok. Keputusan pengunduran itu diambil dalam rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Gedung PBNU, Rabu (27/08/2014).

"Keputusan pengunduran jadwal Munas dan Konbes hanya dua hari sebelum jadwal yang diputuskan pada rapat pleno sebelumnya, yaitu pada 30-31 Agustus,” kata orang dekat Hasyim Muzadi, Ahmad Millah Hasan, di Jakarta.

Menurutnya, rapat pleno 18 Agustus lalu memutuskan semua akomodasi dan transportasi pelaksanaan Munas dan Konbes ditanggung oleh Hasyim Muzadi selaku tuan rumah. Karena itulah, usai rapat pleno Hasyim langsung mempersiapkan kepanitiaan lokal dan memberesi semua kebutuhan.

"Tiket semua peserta sudah diboking dan dibayar lunas. Begitu pula dengan persiapan lainnya. Intinya, Al Hikam telah siap menyambut semua peserta," terang mantan aktivis PMII dan IPNU ini.

Karena Persiapan yang sudah matang itu, pihak panitia lokal membuat keputusan tetap menggelar kegiatan dalam bentuk silaturrahim halal bihalal dan sarasehan nasional ulama pesantren serta penataan program pra munas dan konbes.

Pertemuan yang pesertanya para tokoh yang seharusnya datang ke Jakarta untuk menghadiri Munas dan Konbes. Bersamaan dengan itu, akan hadir pula 80 ulama terkemuka dari Jatim, 70 ulama pesantren dari Jateng , 62 ulama dari Jabar , dan 32 ulama Banten. "33 wilayah sudah konfirmasi mengirim 5limaorang utusan. Selain itu, daerah-daerah basis NU seperti Jatim, Jateng, Banten, Jabar, datang dengan jumlah kontingen lebih besar, karena pengurus cabang juga ikut hadir. Total ada 500 tokoh," katanya.

Ia menambahkan, sejumlah masalah penting masuk dalam agenda pembahasan. Yaitu Ahlussunnah dan islam moderat dalam lintas indonesia dan dunia, dan Indonesia masa depan pasca pilpres. Selain itu, dalam acara itu akan dibacakan "maklumat kebangsaan" tentang Indonesia masa depan.

Hingga kini, sejumlah nama tokoh nasional dijadwalkan hadir menjadi pembicara. Yaitu Presiden terpilih Joko Widodo, Jimly Asshiddiqie, Jenderal Moeldoko, Prof Mas’ud Said. (ugo)

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: