Minggu, 14 September 2014

7 Pelamar CPNS PPU Dianggap TMS

Penajam Paser Utara (11/09/2014) - Memasuki Hari ke sepuluh Penerimaan CPNS dibuka ,Badan Kepegawaian Daerah Penajam Paser Utara telah menerima seratus berkas lamaran yang dikirim melalui Kantor Pos. Tujuh diantaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena salah instansi .

Disampaikan Sekretaris BKD PPU Nanang Karwiadi ,proses verifikasi berkas pelamar mulai dilakukan sejak dua hari kemarin .Dari total 50 berkas pelamar yang masuk, tujuh diantaranya dianggap gagal karena tidak memenuhi syarat administrasi .

Banyak pelamar yang masih salah memilih instansi karena terburu-buru, atau ingin instan dalam melakukan registrasi .Contohnya instansi Pemerintah Kabupaten PPU menjadi Kota Balikpapan, atau bahkan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, sehingga dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS .

Nanang menegaskan ada seratus berkas yang telah diterima, namun baru separuh yang diverifikasi oleh Tim, baik secara Manual maupun Online, guna memastikan kebenaran identitas pelamar .Untuk mengetahui hasil verifikasi, peserta dapat mengunjungi website resmi BKD PPU, karena langsung diumumkan ke khalayak umum .

 “CPNS yng mendaftar sampai hari ini 1.570, berkas yang masuk sampai hari ini adalah 100 yang sudah diverifikasi oleh Tim ada 50 dengan hasilnya ada 7 TMS. Rata-rata salah jenis tujuan Daerah yang di kirimkan” tutur Sekretaris BKD PPU, Nanang Karwiadi saat di wawancarai. Diimbau bagi peserta yang hendak melakukan pendaftaran secara Online, dapat lebih berhati-hati dengan memeriksa kembali secara teliti, setiap penulisan Nama ,Email ,Password serta pemilihan instansi. Karena masing-masing hanya diberi satu kali kesempatan dan BKD PPU menyatakan tidak bisa membantu pelamar yang sudah salah mendaftar .(Agung)
 
 http://www.balikpapantv.co.id/berita/detail/2465/7-pelamar-cpns-ppu-dianggap-tms.html
 

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: