Senin, 29 September 2014

MUI Balikpapan : ISIS Bertentangan Dengan Pancasila

Paham radikal Negara Islam Irak dan Suriah atau Islamic State of Iraq and Sham (ISIS) yang bermutasi menjadi IS (Islamic State) kini tengah meresahkan masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Menurut salah seorang Ketua MUI Kota Balikpapan KH. Muhammad Anas Muchtar, hal tersebut dapat ditangkal dengan pemahaman Agama yang utuh di kalangan pemuda.

Pengasuh Ponpes Modern Al Muttaqien Balikpapan itu menyebut, paham ISIS yang tengah berkembang di beberapa belahan Dunia, sangat bertentangan dengan Ideologi Indonesia yang berasaskan Pancasila.

Menurutnya, Islam tidak pernah mengajarkan tentang kekerasan terhadap pengikutnya, sedangkan ISIS mengutamakan kekerasan dalam memperjuangkan pembentukan Negara Islam. Untuk itu Majelis Ulama dan Organisasi Keagamaan bersama-sama memperkuat pemahaman Keagamaan, Keumatan dan Kebangsaan, yang dapat menangkal beredarnya paham Radikal ISIS di Kota Balikpapan.

“Dengan kebersamaan, NU dan Umat Islam, serta Majelis Ulama telah sepakat untuk bersama-sama menggalang persatuan, sehingga mempunyai kekuatan yang sangat kuat. Mudah-mudahan ISIS yang ada di Balikpapan tidak akan berkembang” ujar Ketua MUI Kota Balikpapa itu saat diwawancari Balikpapan TV.(26/9/2014)

Alasan Agama yang dibawa ISIS, tambahnya, membuat gerakan itu dapat masuk dan berkembang di beberapa Negara. Namun dirinya mengingatkan, tujuan dan gerakan yang berbeda membuat paham tersebut tidak cocok untuk Indonesia. (Gatot/Balikpapan TV)

Sumber Madinatuliman.com

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: